Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyimpan ASI Perah


Hasil gambar untuk asi perah
www.cekalergi.com

Bunda harus memilih tempat yang terbaik saat menyimpan ASI Perah untuk Si Kecil. Botol kaca, dan label harus Bunda siapkan juga sebagai penanda kapan ASI diperah dan kapan masa kadaluarsanya. Sterilisasi setiap botol sebelum digunakan juga menjadi hal wajib bagi Bunda. Bunda harus rajin mencuci botol ASIP, breast pump dan juga tangan Bunda sebelum memerah ASI.

Lakukan sterilisasi dengan merebus botol dalam air panas mendidih sekitar 5-10 menit. Selain itu, dapat digunakan alat sterilisasi elektrik. Namun, cek mengenai ketahanan kemasan pada label. Hati-hati saat melakukan sterilisasi botol yang terbuat dari kaca, karena kemungkinan pecah.

Untuk ASI Perah yang dibekukan, Bunda harus segera memasukkannya ke bagian lemari pembeku atau freezer. Namun, jangan mengisi botol dengan penuh karena ASI Perah cenderung mengembang dalam keadaan membeku.

Khusus untuk kemasan plastik penampung ASI perah yang lebih berisiko bocor atau rusak, sebaiknya tempatkan lagi dalam kontainer atau kotak kemasan lain sebelum memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Jangan lupa untuk memberikan label berisi tanggal ASI diperah pada botol atau plastik kemasan. Dahulukan ASI dalam kemasan yang lebih lama.

0 komentar:

Posting Komentar